"Latency" (latensi) mengacu pada waktu yang diperlukan model untuk memproses prompt dan menghasilkan output. Latensi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ukuran model, kompleksitas prompt, dan infrastruktur yang mendasari model serta titik interaksi.
Saat membahas latensi, Anda mungkin menemukan beberapa istilah dan pengukuran:
Untuk pemahaman yang lebih mendalam tentang istilah-istilah ini, lihat glosarium.
Salah satu cara paling langsung untuk mengurangi latensi adalah memilih model yang sesuai untuk kasus penggunaan Anda. Anthropic menawarkan berbagai model dengan kemampuan dan karakteristik performa yang berbeda. Pertimbangkan kebutuhan spesifik Anda dan pilih model yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda dalam hal kecepatan dan kualitas output.
Untuk aplikasi yang kritis terhadap kecepatan, Claude Haiku 4.5 menawarkan waktu respons tercepat sambil tetap mempertahankan kecerdasan tinggi:
client = anthropic.Anthropic()
# Untuk aplikasi yang sensitif terhadap waktu, gunakan Claude Haiku 4.5
message = client.messages.create(
model="claude-haiku-4-5",
max_tokens=100,
messages=[
{
"role": "user",
"content": "Summarize this customer feedback in 2 sentences: [feedback text]",
}
],
)
print(message.content[0].text)Untuk detail lebih lanjut tentang metrik model, lihat halaman ikhtisar model.
Minimalkan jumlah token baik dalam prompt input maupun output yang diharapkan, sambil tetap mempertahankan performa tinggi. Semakin sedikit token yang harus diproses dan dihasilkan model, semakin cepat responsnya.
Berikut beberapa tips untuk membantu Anda mengoptimalkan prompt dan output Anda:
max_tokens untuk menetapkan batas keras pada panjang maksimum respons yang dihasilkan. Ini mencegah Claude menghasilkan output yang terlalu panjang.
temperature mengontrol keacakan output. Nilai yang lebih rendah (misalnya, 0.2) terkadang dapat menghasilkan respons yang lebih fokus dan lebih pendek, sementara nilai yang lebih tinggi (misalnya, 0.8) mungkin menghasilkan output yang lebih beragam tetapi berpotensi lebih panjang.Menemukan keseimbangan yang tepat antara kejelasan prompt, kualitas output, dan jumlah token mungkin memerlukan beberapa eksperimen.
Streaming adalah fitur yang memungkinkan model mulai mengirimkan kembali responsnya sebelum output lengkap selesai. Ini dapat secara signifikan meningkatkan responsivitas yang dirasakan dari aplikasi Anda, karena pengguna dapat melihat output model secara real time.
Dengan streaming diaktifkan, Anda dapat memproses output model saat tiba, memperbarui antarmuka pengguna Anda atau melakukan tugas lain secara paralel.
Kunjungi Streaming messages untuk mempelajari bagaimana Anda dapat mengimplementasikan streaming untuk kasus penggunaan Anda.
Minimalkan halusinasi dalam output Claude dengan mengizinkan ketidakpastian, mendasarkan respons pada kutipan langsung, dan memverifikasi klaim dengan sitasi.
Streaming respons Messages API secara bertahap dengan server-sent events, termasuk delta teks, penggunaan alat, dan pemikiran diperpanjang.
Was this page helpful?